Kesalahan Membangun Personal Branding yang Jarang Disadari

Gabby A.23 December, 2023

Uncategorized
kesalahan dalam membangun personal branding

Pentingnya mempunyai personal branding di era serba digital seperti sekarang memang wajib. Kalau kamu ingin sukses, terlebih lagi dalam mencari pekerjaan dan berkarier, tentu personal brand menjadi modal dasar. 

Tempat dimana kamu bekerja akan menilai kualitas diri, apakah layak atau tidak. Semakin banyak pengakuan atas nilai tersebut maka membuka peluang kesuksesan lebih besar di masa depan. Akan tetapi ada banyak tantangan yang akan dihadapi terutama persaingan ketat antar manusia. 

Tiap orang dengan personal brandnya masing-masing, mungkin akan mengalahkanmu dalam bersaing di suatu bidang tertentu. Branding mereka lebih bagus sedangkan punyamu masih tergolong amatiran. 

Kesalahan Saat Ingin Membuat Personal Branding yang Bagus

man in white dress shirt wearing black framed eyeglasses
Foto: unsplash.com

Personal branding artinya membangun image dan reputasi. Kalau setiap orang sudah mengetahui ciri khas dan kemampuannya sendiri maka lebih fokus untuk melakukan branding diri. 

Sayangnya tidak semua orang tahu bagaimana cara menciptakan personal brand yang profesional. Kamu merasa sudah berusaha membangun citra diri namun tidak kunjung mendapatkan hasil terbaik. Lalu salahnya dimana? 

Berikut ini kami sudah merangkum beberapa kesalahan personal branding. Sebagian besar mungkin tidak kamu sadari atau mungkin bersifat fatal. Oleh sebab itu, simak ulasan berikut agar tidak terus diulangi di kemudian hari.

1. Kurang Persiapan dan Analisa

Gratis Foto stok gratis alat, anonim, berbayang Foto Stok
Foto: pexels.com

Dalam membangun personal branding strategy, apa yang perlu kamu siapkan dan analisa? 

Pertama, tetapkan dulu tujuanmu ingin mempunyai personal brand. Contohnya seperti mulai mencari pekerjaan di bidang dan perusahaan X, menjadi influencer atau content creator terkenal, mengembangkan karier, dsb. 

Kedua, apa produk dari dirimu sendiri yang akan ditawarkan dalam bentuk skill. Bidang apa yang benar-benar kamu kuasai dan ingin fokus mengembangkannya sampai level profesional? 

Ketiga, tentukan target branding yaitu kemana kamu akan mempromosikan kelebihan tersebut. Kalau brandmu berupa keahlian membuat podcast motivasi maka targetmu adalah orang-orang yang terlihat membutuhkannya. Kalau kamu menguasai skill memasak, tentu melamar sebagai chef di restoran, bukan pergi ke perusahaan trading kan?

2. Maunya Serba Instan

man in white v neck shirt
Foto: unsplash.com

Personal branding yang bagus tidak dibuat secara instan. Namun banyak orang ingin hasil cepat sehingga terlihat terburu-buru dan kurang menikmati prosesnya.

Karena hasrat itulah mereka melakukan kesalahan fatal yang justru akan menyerang diri sendiri di kemudian hari. Salah satu contoh seperti influencer memakai jasa tambah likes dan followers

3. Terlalu Banyak Omong tapi Minim Aksi 

Gratis Foto Potret Wanita Berkaus Kuning Melakukan Shh Sign Sambil Berdiri Di Depan Latar Belakang Biru Foto Stok
Foto: pexels.com

Banyak orang salah paham karena personal branding artinya mempromosikan diri. Hal ini terkesan seperti seseorang yang sibuk berpromosi yaitu memperkenalkan diri sendiri lalu menawarkan kelebihannya. 

Padahal tidak demikian karena kamu akan fokus terhadap tindakan. Bentuk aktualisasi nyata tentang apa yang kamu miliki dan kuasai. Ini bicara tentang kemampuan yang diperlihatkan dalam bentuk pengalaman bekerja, prestasi, hobi, pencapaian hidup, pengalaman bersosial dan organisasi, dsb. Gampangnya, kamu seperti membuat portofolio tak tertulis.

Dewa Eka Prayoga, seorang motivator bisnis terkenal di Indonesia, dalam podcastnya pernah bilang kalau, 

Personal brand adalah tentang apa yang orang lain katakan saat kita tidak ada di ruangan.

Apa maksudnya? Personal brand seperti kebaikan yang tersebar luas meskipun kamu tidak ada atau tidak mengutarakannya. Jadi kualitasmu secara otomatis akan diakui oleh publik tanpa harus berusaha membicarakannya. 

3. Personal Branding dengan Mengejar Kontroversi 

Foto: www.hongkiat.com

Bukannya bangun personal brand, tapi malah membangun kontroversi. Karena kedua hal ini bedanya tipis bagi orang awam. Karena konsepnya promosi diri maka banyak orang melakukan berbagai macam cara supaya cepat dikenal oleh publik. 

Misalnya, membuat sensasi pakai isu-isu yang sedang ramai. Mereka sengaja menggunakannya supaya menjadi bahan pembicaraan masyarakat. Nama mereka lebih dikenal dengan harapan peluang kesuksesan juga lebih besar. 

4. Tidak Jujur, Banyak Pencitraan

unknown celebrity holding eyeglasses under turned on lights
Foto: unsplash.com

Mulai sekarang, berhentilah berpikir kalau membangun personal brand itu sama dengan menaikkan popularitas. Ini salah kaprah!

Meskipun benar jika popularitas salah satu cara terbaik untuk branding diri namun perhatikan lagi strategi yang akan kamu pakai. Jangan lantas menghalalkan semua cara sampai melupakan esensi penting personal brand yaitu membangun reputasi. 

Jangan banyak pencitraan karena ingin segera populer dan mendapatkan banyak pengakuan. Fokus saja pada kemampuan yang kamu miliki lalu aktualisasikan secara tepat. Kalau kamu suka menulis maka buatlah blog, hobi fotografi maka konsistenlah berlatih memotret. 

Personal branding itu butuh waktu lama bahkan sampai bertahun-tahun. Kamu harus konsisten dalam membangun kualitas diri melalui berbagai macam skill, pengalaman dan prestasi. 

Orang yang bisa programming belum tentu punya personal brand bagus karena membangunnya butuh konsistensi, tidak bisa instan. 

Kesimpulan

Membangun personal branding yang bagus membutuhkan strategi tepat dan waktu cukup panjang. Bahkan banyak orang sukses membangunnya selama bertahun-tahun. Mereka tidak hanya promosi bidang keahlian tapi juga konsisten meningkatkan skill dan pengalaman. 

Selain menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kamu juga bisa rutin belajar tentang personal brand. Kalau perlu ikuti juga kelas dan pelatihan personal branding sesuai bidang yang ingin dikuasai. 

personal branding menjual diri branding public speaking media sosial kursus pelatihan

Jika kamu merasa postingan ini bermanfaat, bagikan dengan cara klik tombol di bawah

Mungkin kamu tertarik

Baca artikel lain yang menarik di bawah ini

Rahasia Sukses di Tempat Kerja: Membangun Hubungan Lewat Komunikasi
Rahasia Sukses di Tempat Kerja: Membangun Hubungan Lewat Komunikasi

Artikel ini bertujuan ngasih kamu wawasan dan pengetahuan buat bantu kamu membangun hubungan profesional yang kuat dan sukses lewat komunikasi yang lebih baik. Dengan memahami dan menguasai keterampilan ini, kamu bakal membuka jalan menuju lingkungan kerja yang lebih harmonis, produktif, dan penuh rasa saling percaya.

Tabungan Reputasi: Investasi Sederhana untuk Personal Branding Kamu
Tabungan Reputasi: Investasi Sederhana untuk Personal Branding Kamu

personal branding adalah "tabungan reputasi" – investasi jangka panjang yang butuh perhatian, dedikasi, dan konsistensi. Sama seperti kamu menabung uang untuk masa depan, setiap tindakan, keputusan, dan interaksi kamu membantu membangun reputasi yang semakin kuat.

Framework VIPS dalam Personal Branding: Kenali Dirimu Melalui Nilai, Minat, Kepribadian, dan Kekuatanmu
Framework VIPS dalam Personal Branding: Kenali Dirimu Melalui Nilai, Minat, Kepribadian, dan Kekuatanmu

VIPS itu singkatan dari Values (Nilai), Interests (Minat), Personality (Kepribadian), dan Strengths (Kekuatan), yang jadi dasar kokoh buat menciptakan citra diri yang autentik dan menarik.

Rahasia Personal Branding yang Kuat: Membangun Reputasi dari Kompetensi
Rahasia Personal Branding yang Kuat: Membangun Reputasi dari Kompetensi

Kompetensi adalah fondasi utama yang dibutuhkan untuk merajut narasi personal branding yang kuat dan meyakinkan. Ini bukan hanya tentang keahlian teknis semata, tetapi juga merupakan perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang kamu asah hingga menciptakan integritas profesional yang tak terbantahkan.

DARE Yourself to Stand Out: Strategi Personal Branding yang Membuatmu Unik dan Mudah Diingat
DARE Yourself to Stand Out: Strategi Personal Branding yang Membuatmu Unik dan Mudah Diingat

Dengan strategi DARE (Define, Attract, Reinforce, dan Engage), kamu dapat menciptakan personal branding yang tidak hanya membuatmu unik dan mudah diingat, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk kesuksesan jangka panjang. Melalui keberanian untuk tampil beda, kamu dapat menorehkan namamu di benak orang lain dan membuka pintu menuju peluang yang lebih luas.

Belajar bersama Edutrans Institute untuk mengembangkan
skill dan karir yang dimimpikan

Daftar sekarang

Education Institute

Edutrans Institute merupakan sebuah platform transformasi edukasi yang memiliki misi untuk menyederhanakan & mempermudah proses pembelajaran melalui berbagai pilihan e-course sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan industri masa kini tentunya.

Siap belajar?

Hubungi kami

  • Dr. Hendi Pratama, S.Pd., M.A.
  • Email: edutrans.institute@gmail.com
  • Whatsapp: +6287725774999
  • Coach Transformasi Pendidikan

Copyright © 2023 Edutrans Institute.