Apa Itu Personal Branding : Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Contohnya?

Gabby A.22 December, 2023

Uncategorized
personal branding

Istilah personal branding sering muncul dalam dunia kerja. Seseorang yang ingin melamar pekerjaan, di dalam salah satu tahapannya mengandung unsur personal branding. Contohnya, pihak HRD bertanya, 

Apa kelebihan dan kekurangan Anda? atau Apa keunggulan Anda dibandingkan kandidat lain?

Banyak orang terkecoh pada sesi tersebut. Mereka malah terkesan angkuh ketika memberikan pernyataan tentang kelebihan dan terlihat rendah diri saat membicarakan kekurangannya. Padahal maksud si pewawancara tidak demikian, mereka ingin kamu mempromosikan diri sendiri secara profesional. 

Karena banyak orang salah mengartikan apa itu personal branding, maka pahami dahulu bidang tersebut. Dengan begitu kamu dapat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. 

Personal Branding, Strategi Mempromosikan Diri

Apa indikator untuk menilai seseorang? Cara paling mudah adalah dengan melihat orangnya langsung bukan? Tentang bagaimana cara ia berbicara dan bererilaku bisa mencerminkan karakter orang tersebut. 

Penilaian tersebut akan memberikan kesan, merek, cap, atau branding terhadap seseorang. Orang tersebut baik, jahat, pekerja keras, pintar, bodoh, rajin, malas, dsb. Mungkin hasilnya berbeda-beda dan bersifat subjektif namun penilaian itu akan melekat bahkan memengaruhi kehidupan kita. 

Misalnya, HRD dari perusahaan X menilai atau mencap kamu sebagai pribadi yang malas dan kurang kreatif. Ini terlihat karena kamu tidak berpakaian rapi, tidak menyiapkan berkas lowongan secara lengkap, menjawab pertanyaan secara asal-asalan, dll. Akibatnya kamu tidak diterima sebagai karyawan di sana dan mereka lebih memilih kandidat lain yang terlihat lebih meyakinkan. 

Dari contoh kasus tersebut, kita menjadi sedikit paham jika mempromosikan diri sendiri itu sangat penting. Alasannya karena hal itu menentukan bagaimana cara pandang orang lain terhadap kita. Terlebih lagi jika kamu mempunyai kepentingan khusus seperti melamar pekerjaan. 

Jadi personal branding adalah tampilan citra diri yang akan kamu tawarkan ke publik secara profesional. Menurut Gill Corkindale, seorang coach manajemen dan kepemimpinan terkenal mengatakan kalau ada 4 hal penting dalam menawarkan citra diri. Branding tersebut harus menarik, otentik, konsisten, dan mudah dikenali oleh banyak orang. 

Setiap Orang Punya Personal Brandingnya Sendiri

Personal branding tidak hanya milik orang-orang tertentu, terutama yang terkenal seperti influencer, content creator, artis, dan pebisnis. Setiap orang punya cara promosi masing-masing atas dirinya sesuai keperluan. 

Selain untuk kepentingan berkarier, mempromosikan diri juga penting untuk hidup di masyarakat. Menjalin hubungan antar manusia ternyata juga membutuhkan personal branding, contohnya: 

Kamu ingin memasuki circle pebisnis muda agar mendapat banyak relasi. Kesempatan berbisnis dan membuka proyek-proyek baru adalah tujuan kamu. Akan tetapi kamu perlu melakukan branding agar mereka punya penilaian positif dan bagus. Caranya bisa dengan menunjukkan prestasi dan track record pengalaman bisnismu sebelumnya.

Contoh lain adalah ketika kamu ingin punya pacar. Mengenalkan siapa dirimu serta hal-hal baik di dalamnya menjadi strategi utama. Kemudian mereka akan menilai lalu memutuskan untuk menerima atau menolakmu. 

Hampir semua aspek kehidupan manusia memerlukan personal branding sesuai tujuan dan kebutuhannya masing-masing. Kamu itu seperti perusahaan dengan berbagai macam produk jualan mulai dari perilaku, karakter, prestasi, softskill, hardskill, latar belakang pendidikan, manner, dsb.  Agar merek jualanmu disukai masyarakat maka perlu strategi marketing terbaik. 

Disitulah kamu berusaha menciptakan value positif dengan cara meningkatkan dan menjaga kualitas produk tersebut. Tujuannya agar kamu bisa bersaing dengan orang lain yang juga memiliki strategi personal branding keren. 

Tujuan Memiliki Personal Branding yang Bagus

Pada dasarnya, tujuan personal branding adalah mengenalkan diri dan menawarkan apa yang kita miliki untuk membangun kesan positif. Namun tujuan yang lebih detail terbagi menjadi beberapa macam yaitu:

  1. Memberikan informasi kepada publik tentang diri kita. Biasanya hal-hal tersebut bersifat memberi keuntungan sehingga perlu dipromosikan kepada orang lain. Contohnya seperti identitas, kemampuan, keterampilan, dan prestasi.
  2. Meningkatkan nilai dan daya tarik orang lain terhadap kita. Jadi pada umumnya, seseorang akan mempromosikan hal-hal yang bagus saja tentang dirinya sendiri. Tujuannya untuk membuat mereka terkesima dan meninggalkan kesan baik.
  3. Menciptakan perbandingan antara satu individu dengan individu lain. Ketika kamu melakukan teknik personal branding di masyarakat maka mereka secara otomatis akan membandingkan kualitasmu dengan orang lain.

Manfaat Punya Personal Branding

Personal branding bukan sekedar membangun citra diri yang baik. Jika kamu pelajari lagi, ada banyak manfaat ketika menerapkan teknik ini di kehidupan sehari-hari. 

  • Menciptakan Peluang

Akan ada peluang besar yang muncul ketika kamu menggunakan strategi personal branding terbaik. Semakin banyak penilaian positif terhadap dirimu maka lebih banyak juga berbagai pihak yang percaya pada kemampuanmu. Hal ini sangat berguna untuk keperluan berkarier, berbisnis dan mencari pekerjaan. 

  • Menjamin Kualitas

Ketika memiliki banyak pengakuan positif dari publik maka kualitas branding diri kita juga akan terjamin. Orang tidak akan memandang remeh dan percaya terhadap kemampuan yang kamu tawarkan. 

  • Membangun Image dan Karakter

Personal branding yang bagus akan membentuk image dan karakter seseorang di mata masyarakat. Ini akan menjadi pembeda ketika mereka membandingkan kualitas setiap orang. Singkatnya kamu adalah pribadi dengan ciri khas atau keistimewaan tersendiri sehingga terlihat lebih unggul. 

  • Membangun Koneksi

Keahlian dirimu menjadi kurang berguna jika hanya kamu saja yang mengetahuinya. Salah satu manfaat mempunyai branding diri adalah menciptakan koneksi dan jaringan lebih luas. Dengan begitu, banyak orang mengenal dan mengetahui keunggulan dirimu dibandingkan lainnya. 

Contoh Personal Branding

Kamu akan lebih paham tentang personal branding setelah melihat langsung contoh-contohnya. Dari situ, kamu dapat membedakan teknik branding setiap orang atau produk akan berbeda-beda. Berikut ini beberapa diantaranya!

  • Oprah Winfrey
Oprah Winfrey at the premiere of "The Color Purple"
Oprah Winfrey (Foto: people.com)

Oprah mempunyai personal brand sebagai perempuan independen, jujur, dan tangguh. Ia memanfaatkan pengalaman hidupnya yang luar biasa menginspirasi sehingga mampu memberi semangat kepada sesama perempuan dan masyarakat luas. Kemudian ia juga sosok humoris yang menghibur lewat kemampuan public speakingnya. 

  • Cristina Mittermeier
Image may contain Human Person Clothing Apparel Water Wood Outdoors and Fishing
Cristina Mittermeier (Foto: www.cntraveler.com)

Mungkin tidak semua orang mengenal Cristina Mittermeier. Ia merupakan seorang marine biologist, fotografer, sekaligus founder SeaLegacy. Kalau kita melihat pakai kacamata orang awam, profesi Cristina terkesan membosankan untuk disimak. 

Ia seorang ilmuwan Biologi kelautan, pastinya hal-hal yang ia sampaikan terkait Sains sangat sulit dipahami. Akan tetapi Cristina punya personal branding menarik dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial.

Ia mengedukasi masyarakat tentang wawasan kelautan dalam bentuk cerita visual. Cristina juga membuat podcast, membagikan gambar-gambar fotografi hasil jepretannya sendiri. Dengan begitu banyak orang dapat belajar tentang ekosistem, koservasi dan pentingnya menjaga laut secara menyenangkan. 

  • Najwa Shihab
Najwa Shihab (Foto: www.marketeers.com)

Kita punya Mbak Nana, tokoh inspiratif dari Indonesia yang punya personal branding luar biasa. Teknik brandingnya sebagai jurnalis perempuan yang cerdas, berani, dan tangguh. Ia terkenal sebagai jurnalis pemberani ketika meliput isu sensitif. 

Branding tersebut menciptakan penilaian positif terhadap sosok Najwa Shihab. Masyarakat percaya terhadap berita yang ia sampaikan karena dinilai lebih jujur dan membela rakyat. 

Semua orang sebenarnya punya personal branding sendiri. Akan tetapi tidak banyak yang paham tentang bagaimana cara membangun branding. Kamu bisa mengikuti kelas online atau pelatihan khusus personal branding bersama coach profesional sesuai bidang tertentu. 

personal branding menjual diri branding public speaking media sosial

Jika kamu merasa postingan ini bermanfaat, bagikan dengan cara klik tombol di bawah

Mungkin kamu tertarik

Baca artikel lain yang menarik di bawah ini

Rahasia Sukses di Tempat Kerja: Membangun Hubungan Lewat Komunikasi
Rahasia Sukses di Tempat Kerja: Membangun Hubungan Lewat Komunikasi

Artikel ini bertujuan ngasih kamu wawasan dan pengetahuan buat bantu kamu membangun hubungan profesional yang kuat dan sukses lewat komunikasi yang lebih baik. Dengan memahami dan menguasai keterampilan ini, kamu bakal membuka jalan menuju lingkungan kerja yang lebih harmonis, produktif, dan penuh rasa saling percaya.

Tabungan Reputasi: Investasi Sederhana untuk Personal Branding Kamu
Tabungan Reputasi: Investasi Sederhana untuk Personal Branding Kamu

personal branding adalah "tabungan reputasi" – investasi jangka panjang yang butuh perhatian, dedikasi, dan konsistensi. Sama seperti kamu menabung uang untuk masa depan, setiap tindakan, keputusan, dan interaksi kamu membantu membangun reputasi yang semakin kuat.

Framework VIPS dalam Personal Branding: Kenali Dirimu Melalui Nilai, Minat, Kepribadian, dan Kekuatanmu
Framework VIPS dalam Personal Branding: Kenali Dirimu Melalui Nilai, Minat, Kepribadian, dan Kekuatanmu

VIPS itu singkatan dari Values (Nilai), Interests (Minat), Personality (Kepribadian), dan Strengths (Kekuatan), yang jadi dasar kokoh buat menciptakan citra diri yang autentik dan menarik.

Rahasia Personal Branding yang Kuat: Membangun Reputasi dari Kompetensi
Rahasia Personal Branding yang Kuat: Membangun Reputasi dari Kompetensi

Kompetensi adalah fondasi utama yang dibutuhkan untuk merajut narasi personal branding yang kuat dan meyakinkan. Ini bukan hanya tentang keahlian teknis semata, tetapi juga merupakan perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang kamu asah hingga menciptakan integritas profesional yang tak terbantahkan.

DARE Yourself to Stand Out: Strategi Personal Branding yang Membuatmu Unik dan Mudah Diingat
DARE Yourself to Stand Out: Strategi Personal Branding yang Membuatmu Unik dan Mudah Diingat

Dengan strategi DARE (Define, Attract, Reinforce, dan Engage), kamu dapat menciptakan personal branding yang tidak hanya membuatmu unik dan mudah diingat, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk kesuksesan jangka panjang. Melalui keberanian untuk tampil beda, kamu dapat menorehkan namamu di benak orang lain dan membuka pintu menuju peluang yang lebih luas.

Belajar bersama Edutrans Institute untuk mengembangkan
skill dan karir yang dimimpikan

Daftar sekarang

Education Institute

Edutrans Institute merupakan sebuah platform transformasi edukasi yang memiliki misi untuk menyederhanakan & mempermudah proses pembelajaran melalui berbagai pilihan e-course sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan industri masa kini tentunya.

Siap belajar?

Hubungi kami

  • Dr. Hendi Pratama, S.Pd., M.A.
  • Email: edutrans.institute@gmail.com
  • Whatsapp: +6287725774999
  • Coach Transformasi Pendidikan

Copyright © 2023 Edutrans Institute.